Big Promo UV Viqua S5Q-PA ~ Setiap Hari

Click Me!

Apa Bedanya COD, TOC, dan BOD?

BOD atau Biochemical/Biological Oxygen Demand adalah pengukuran makanan (atau karbon organik) bakteri yang dapat dioksidasi. Pengukuran biologi-kimia bersifat interchangable khususnya dalam monitoring polutan air.

WTW CR 2200_thermoreactor

Hampir pada semua plantasi treatment air limbah diperlukan pengukuran salah satu atau semua dari ketiga parameter, COD, TOC, dan BOD, untuk mengidentifikasi nilai polusi pada air. Tipikalnya, pengukuran nilai tersebut memenuhi hubungan:
Nilai COD > Nilai TOC > Nilai BOD
COD atau Chemical Oxygen Demand adalah pengukuran total dari semua bahan kimia di air yang dapat dioksidasi.

TOC atau Total Organic Carbon adalah pengukuran dari karbon organik.

BOD atau Biochemical/Biological Oxygen Demand adalah pengukuran makanan (atau karbon organik) bakteri yang dapat dioksidasi. Pengukuran biologi-kimia bersifat interchangable khususnya dalam monitoring polutan air.

COD biasanya merupakan pengukuran bahan-bahan kimia, yang prosesnya simpel dan mudah dilakukan dengan peralatan yang tepat hanya dalam waktu 2 jam.

TOC membutuhkan peralatan yang lebih mahal namun pengukurannya sangat cepat, hanya dalam hitungan menit saja.

BOD lebih lama pengukurannya, biasanya membutuhkan waktu 5 hari.

Tujuan Pengukuran COD

Pengukuran nilai-nilai ini merupakan standar regulasi pemerintah untuk menentukan jumlah polusi dalam arus air, dengan tujuan untuk mengontrol dan membatasi jumlah bahan kimia yang 'boleh' mengkontaminasi danau dan sungai jika ditinggalkan dalam bentuk limbah akhir (pasca treatment).

Beberapa perkotaan ingin mengukur jumlah bahan kimia pada air masukan untuk memastikan dan mengukur seberapa banyak treatment tambahan apabila dibutuhkan untuk mendapatkan air bersih yang didistribusikan ke rumah-rumah.

Tidak hanya penting untuk mengetahui pengukuran mana yang sedang Anda lakukan, tetapi mengapa, bagaimana sampel diambil, dan variasi metode performa.

Sampah masuk, sampah keluar, prosedur sampling yang tepat, dan metode pengambilan, semuanya adalah hal yang sangat penting dan dapat membuat perbedaan apakah melanggar ijin atau tidak.

Jangan hanya karena hasil pengukuran BOD dikeluarkan oleh sebuah laboratorium, berarti prosedur nya eksak sama dengan pengukuran yang dilakukan oleh laboratorium lain.

Tahukah kamu bahwa beberapa laboratorium tidak menambahkan bibit bakteri? Jika terdapat sedikit bakteri di sampel, hasil BOD akan tampak rendah. Jika pada pengukuran limbah terdapat biosida, hasil BOD juga akan rendah.

Jika terdapat kadar amonia atau alga pada air sampel, pembacaan BOD tinggi salah akan muncul. Jika sampel didiamkan beberapa hari dan muncul septik sebelum pengukuran dilakukan, air akan membutuhkan lebih banyak oksigen dan jika tidak diatur secara tepat, pembacaan yang salah kembali akan muncul.

Test COD mengukur semua karbon organik terkecuali beberapa aromatik (seperti benzene, toluene, phenol, dan lain-lain) yang tidak teroksidasi secara sempurna dalam reaksi. COD adalah reaksi oksidasi termal, sehingga, substansi-substansi tereduksi lainnya seperti sulfida, sulfit, dan ferrous iron akan teroksidasi dan dilaporkan sebagai COD. NH3-N (ammonia) TIDAK dioksidasi sebagai COD.

Untuk mengukur kebutuhan oksigen, biochemical oxygen demand (BOD) mengandalkan bakteri untuk mengoksidasi materi organik yang sudah tersedia selama periode inkubasi 5 hari.

COD menggunakan bahan kimia untuk mengoksidasi materi organik. Secara umum COD cenderung dipilih dibandingkan BOD untuk pengukuran kontrol proses karena hasilnya lebih mudah diulang dan didapatkan hanya dalam waktu 2 jam dibandingkan 5 hari pengukuran BOD.

Dalam waktu 5 hari, tentu kondisi plantasi treatment air limbah sudah berbeda, sehingga monitor dan kontrol real time tidak dapat mengandalkan hasil pengukuran BOD.

BOD mensimulasikan proses plantasi treatment sebenarnya dengan mengukur maikroorganisme material organik yang dapat dioksidasi. Meski COD comparable dengan BOD, sebenarnya COD mengukur materi yang dioksidasi secara kimiawi.

Pengukuran COD bukanlah pengganti pengukuran BOD; namun biasanya terdapat rasio tipikal antara kedua tes ini setelah pengukuran berkala selama periode tertentu.

Untuk sampel industri, COD bisa jadi satu-satunya pengukuran yang dilakukan karena keberadaaan bibit bakteri atau gangguan kimia lainnya akan mengganggu penentuan BOD, sehingga nilai nya memiliki error yang besar pada kondisi air treatment sebenarnya.

Pengukuran COD juga memberikan pengukuran yang cepat yang dibutuhkan banyak sistem treatment untuk penentuan keputusan terkait pengaturan ulang kontrol proses. Banyak laboratorium industri dan perkotaan menemukan pengukuran COD dan BOD secara paralel bermanfaat karena pengukuran COD dapat dijadikan sebagai target rentang spesifik BOD.